- Back to Home »
- RUMAH JOGLO
Posted by : Unknown
Senin, 25 Mei 2015
Rumah Joglo
Dewasa ini,banyak bangunan dengan desain
modern,seperti rumah minimalis.Jarang sekali terlihat rumah tradisional,padahal
Indonesia merupakan negara dengan berbagai macam suku,budaya,bahkan agama.Namun,masih
ada beberapa bangunan yang masih mempertahankan kebudayaan lokal dengan segala
ciri khasnya,salah satunya adalah Rumah Joglo yang berasal dari Sleman
Yoyakarta tepatnya di Desa Pentingsari.
Rumah ini dengan ciri khas hampir semua
konstruksinya menggunakan kayu,ada pula yang dikombinasikan dengan anyaman bambu.Rumah satu latai ini tingginya
berkisar antara 3-4 m, biasanya di letakkan guci atau tempayan di samping
kanan-kiri pintu masuk yang berisi air atau sengaja dibiarkan kosong.Ciri
lainnya dapat dilihat dari lampu yang di pasang di depan Rumah Joglo yang
sangat kental tradisi jaman dahulu berupa lampu dengan penutup kaca untuk
menerangi rumah,jika dibandingkan dengan jaman sekarang yang menggunakan
listrik untuk menerangi rumah.
Lantainya berbahan batu alam yang diatur
sedemikian rupa membentuk pola lingkaran memusat dengan penyusunan yang rapih.Pintu
kupu-kupu juga merupakan cirir khas Rumah Joglo biasanya disertai dengan
ukiran-ukiran.Pemilihan warna yang mengacu pada alam antara perpaduan warna
coklat atau warna alami ari kayu dan cream merupakan simponi yang melekat pada
ciri khas Rumah Joglo.
Atap genteng dengan kemiringan 30⁰ dan puncaknya dengan
kemiringan yang lebih tinggi yaitu 45⁰ merupakan ciri khas utama pada Rumah Joglo.Penggunaan
genteng bukan hanya karena tradisi dan budaya semata,melainkan ditinjau dari
fungsi yang dapatmenahan panas matahari sehingga ruangan tidak akan terasa
panas.Selain itu,penggunan bambu pada
bangunan
ini sangat berpengaruh terutama sebagai reng dan kasau bahkan anyaman bambu
dimanfaatkan sebagai penutup plafond dan dinding.
Dihalaman depan,dibuat bangunan yang di sebut
pendopo,dengan tiang dari kayu atau bambu.Ruangan ini luas dan sengaja tidak di
diberi sekat ataupun dinding mengingat fungsi dari pendopo yang biasanya
digunakan untuk menerima tamu,musyawarah dan ruang seni khususnya kesenian
gamelan.Kombinasi warna coklat-cream juga melekat pada ciri khas bangunan
pendopo.Adapula meja bundar (stand) dengan pelindung menyerupai payung terbuat
dari kayu yang tipis adapula yang
terbuat dari rangka baja yang kecil.
Rumah Joglo tidak hanya ditemukan di daerah
Yogyakarta saja,di Jawa Tengah dan sekitarnya juga banyak ditemukan Rumah Joglo
dengan desain yang semakin modern,namun tetap menjunjung kearifan budaya lokal.Bahkan
karena mengandung unsur budaya yang sangat melekat,Rumah Joglo saat ini di
jadikan wisata yang ramai di kunjungi para wisatawan domestik maupun wisatawan
mancanegara.